Hadir Kembali

Lihat catatan rilis

Sundara Look Changer

Tidak perlu khawatir kenyamanan Anda akan terganggu, atau Anda ingin merasakan pengalaman antarmuka sistem operasi lain? Tanpa banyak konfigurasi, Sundara Look Changer hadir untuk itu.

Silahkan bicara

Apa yang Anda harapkan, tulis segera!

Bantu dan Kami bisa Berkembang

Setiap rupiah yang Anda donasikan adalah keberkahan bagi kami.

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

Wednesday, August 27, 2014

[Tutorial] Penomoran Tajuk yang Berbeda pada LibreOffice (Mutakhir)

Setelah beberapa waktu lalu kami menjelaskan cara membuat penulisan penomoran tajuk (heading) yang berbeda, yaitu angka Romawi untuk tulisan dengan gaya Tajuk 1 seperti “BAB II LANDASAN TEORI”, dan angka Arab untuk tajuk-tajuk selainnya seperti “2.1 Digital Forensic” dengan trik penyembunyian. Hal ini ternyata memiliki efek samping yang tidak diinginkan, yakni penomoran kapsi (caption) gambar yang juga ikut menjadi angka Romawi, seperti “Gambar II.1 Penjelasan”, padahal yang diinginkan adaah “Gambar 2.1 Penjelasan”. Untuk itu, kami telah memperbarui tutorial sebelumnya dengan pendekatan yang berbeda. Tentu saja, tujuannya tetap sama, yaitu mendapatkan format tajuk yang memiliki penomoran yang berbeda seperti yang satu ini:

BAB I PENDAHULUAN
1.1 SubPendahuluan1
1.2 SubPendahuluan2

BAB II PEMBAHASAN
2.1 SubPembahasan1
2.2 SubPembahasan2
2.3 SubPembahasan3

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 SubKesimpulandanSaran1
3.2 SubKesimpulandanSaran2

Trik yang kami jelaskan saat ini pada dasarnya adalah memberikan tulisan dengan gaya baku seperti contoh tulisan “BAB II” yang ditempatkan sebelum tulisan dengan gaya Tajuk 1 (seperti contoh “BAB 2 LANDASAN TEORI”), kemudian menerapkan gaya Tidak Terlihat pada tulisan “BAB 2” tersebut. Akan tetapi, trik yang satu ini bukan tanpa efek samping. Jika pada tutorial sebelumnya efek sampingnya adalah penomoran kapsi gambar atau ilustrasi yang ikut-ikutan menjadi angka Romawi, maka pada tutorial terbaru ini efek sampingnya adalah penomoran tajuk pada Daftar Isi yang masih menggunakan angka Arab (1,2,3, dst). Oleh karenanya, kita memerlukan penyuntingan manual pada nomor-nomor tajuk di Daftar Isi. Akan tetapi, trik saat ini ditimbang lebih baik dibandingkan trik sebelumnya karena kita hanya perlu menyunting manual satu persatu nomor tajuk pada Daftar Isi yang kemungkinan jumlahnya sedikit dibandingkan menyunting satu per satu nomor kapsi pada gambar atau ilustrasi.

Untuk itu, silahkan perhatikan dan ikuti contoh dalam video berikut ini (klik tanda kotak pecah untuk tampilan layar penuh):

Blogger Tricks

Friday, July 18, 2014

[Kuesioner] Penentuan Tingkat Penerimaan Pengguna Terhadap Sundara Os Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM)

Sebagaimana diketahui, Sundara OS sudah menemani masyarakat Indonesia sejak tahun 2011 demi menjawab kebutuhan dan tantangan dibutuhkannya sistem operasi berorientasi pengguna awam dan siap pakai sekaligus halal dan sarat akan nilai-nilai kemandirian. Oleh karena itu, dalam rangka memasyarakatkan Free/Libre Open Source Software, di samping pengembangan produk perlu juga dibuat penelitian secara akademis untuk dijadikan landasan sekaligus tolok ukur demi kesuksesan pengembangan selanjutnya.

Untuk keperluan tersebut, kami meminta wadia balad Sundara OS sekalian untuk mengisi kuesioner singkat. Kuesioner ini disusun untuk mengetahui tingkat pengguna dalam menggunakan sistem operasi Sundara OS. Setiap informasi yang didapat dari kuesioner ini murni hanya untuk tujuan akademis dan untuk pengembangan sistem operasi Sundara OS.

Untuk mengisi kueioner, silahkan klik tautan ini.

Wednesday, April 30, 2014

Mozilla Firefox 29 RIlis dengan Antarmuka Australis

Hari ini Mozilla telah mengeluarkan versi termutakhir dari peramban web populer, Mozilla Firefox. Versi ini mempersembahkan antarmuka baru yang sejak lama beredar di kalangan penikmat nightly build, yaitu Australis. 

Antarmuka Australis pada Mozilla Firefox 29
Sekilas Anda mungkin akan teringat dengan antarmuka peramban saingan terberatnya, yaitu Google Chrome atau Chromium, dengan tab-tab yang melengkung dan menu utama yang pindah dari sebelah kiri menjadi kanan. Bukan tanpa alasan, antarmukak Australis ini didesain untuk mempercepat pekerjaan dan mengakomodasi kebutuhan ruang yang lebih luas bagi konten web.

Di bagian kustomisasi Anda akan menemuka cara yang lebih asyik untuk mengatur menu, bilah alat (toolbar), dan bilah tab ke posisi yang Anda inginkan. Selain bilah menu yang disembunyikan, ikon markah (bookmark) dipindahkan ke sebelah kanan kotak penelusuran, disatukan dengan tombol markah. Tombol panah maju disembunyikan kecuali memang ada yang dimajukan.

Kehadiran Firefox Accounts menawarkan cara yang diperbaiki untuk mengatur dan melakukan sinkronisasi terhadap markah, pengaturan, dan lain sebagainya di antara perangkat dengan aman dan enkripsi end-to-end.

Untuk pengembang, Anda kini bisa bermain-main dengan API GamePad yang telah diselesaikan.

Beberapa perubahan lainnya dapat dilihat pada catatan rilis.

Untuk panduan interaktif terutama tentang antarmuka baru, Anda bisa mengklik alamat ini.

Pasang Firefox 29 di Sundara OS 7.33.x


Untuk Anda pengguna Sundara OS 7.33.x (7.33, 7.33.1, 7.33.2, 7.33.3, 7.33.4) Anda bisa langsung menikmatinya dari Manajer Pemutakhiran.


Sumber: OMG!Ubuntu! dan WebUpd8

Tuesday, February 25, 2014

Mencari ID Proses dari Suatu Program untuk Dimatikan (Kill)

Tidak menutup kemungkinan adanya program yang nge-hang saat berjalan. Pada dasarnya kita bisa mematikannya dengan menggunakan aplikasi Monitor Sistem (gnome-system-monitor) yang dalam dunia Microsoft Windows seperti Task Manager. Akan tetapi terkadang karena sistem yang sudah terlalu berat untuk membuka Monitor Sistem pun komputer kita merasa kewalahan. Oleh karenanya, di sinilah salah satu contoh hebatnya perintah berbasis teks atau CLI (Command Line Interface)

Mencari Process ID (PID) dari Suatu Program

Buka terminal (CTRL+Alt+T) atau akses dari Menu ▸ Aksesoris ▸ Terminal, kemudian ketikkan

ps aux | grep -i “name of your desired program

Peintah ps aux menampilkan semua proses yang berjalan, sementara perintah grep setelah itu menampilkan baris yang cocok dengan nama program. Contoh praktisnya adalah sebagai berikut:
Dari contoh di atas, Process ID dapat dilihat pada kolom kedua

Matikan Proses

Setelah mendapatkan PID dari aplikasi yang dimaksud, perintah untuk mematikan proses dari aplikasi adalah sebagai berikut:

sudo kill -9 process_id

Jika terdapat lebih dari satu proses, Anda bisa menggunakan perintah killall sebagai pengganti perintah kill.

Sumber: It's FOSS

Thursday, February 20, 2014

Catatan Rilis Sundara OS 7.33.4 LTS Ultimate "Raja'"

Bismillaahirrahmaanirrahiim

HIMTI (Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika)
Universitas Paramadina, KPLT (Komunitas Penggiat Linux Tasikmalaya)/PawOn Linux Tasikmalaya beserta Tim pengembang Sundara OS dengan bangga mengumumkan terbitnya Sundara OS 7.33.4 LTS (Long Term Support) Ultimate kode "Raja'". Versi ini merupakan versi pemutakhiran dari Sundara OS 7.33.3 LTS. Dengan berdasarkan Ubuntu 12.04.4 LTS "Precise Pangolin" dan beberapa komponen Zorin OS 6, Zorin OS 7, Deepin Linux, BlankOn 8 Rote dengan fokus pada antarmuka yang ramah. Selain perangkat lunak dan versi kernel yang lebih mutakhir, Sundara OS 7.33.4 ini menghadirkan beberapa awakutu yang ada pada pendahulunya Sundara OS 7.33.3, tampilan yang baru, dan beberapa tambahan aplikasi. Berbasis GNOME 3.4.2 kernel 3.11.0-17-generic beserta headers-nya dengan lingkungan yang disesuaikan seperti pendahulunya "Sundara OS Desktop".

Antarmuka Desktop

  • Sundara OS menggunakan pendekatan desktop tradisional yang mendekati sistem operasi arus utama, yaitu yang disebut sebagai 'Sundara Desktop', di mana menggunakan beberapa elemen sebagai berikut:
    1. 'Panel' Avant Window Navigator di bagian bawah yang mendukung berbagai jenis aplet yang bisa disisipkan.
    2. Menu Cardapio di bagian kiri bawah yang secara bawaan menampilkan menu folder, menu aplikasi, dengan kemampuan pencarian cerdas (smart search), tidak hanya bisa menemukan aplikasi, melainkan juga berkas terkini, berkas lampau yang pernah diakses, perintah-perintah bash terminal yang tersedia, bahkan mencari kata kunci di Internet.
    3. Daftar aplikasi 'DockBarX' yang berbasiskan ikon di bagian tengah panel, dengan dukungan quicklist untuk melompat pada daftar fungsi/tugas yang tersedia atau memunculkan berkas yang baru-baru diakses dan badge yang menampilkan bilah proses (progress bar) dan countdown (misalnya total jumlah surel/email yang masuk)
    4. Notification Area (systray) yang menampilkan fungsi/tugas bagi aplikasi-aplikasi warisan (legacy) yang tidak didukung oleh panel Ubuntu Unity.
    5. Aplet Indikator, menampilkan akses fitur sistem yang utama seperti akses jaringan, bluetooth (jika ada), suara, surel (email), obrolan (chatting), mengganti pengguna, mematikan/menghidupkan ulang sistem.
    6. Tersedianya Synapse sebagai peluncur all-in-one yang memiliki kemampuan pencarian dan integrasi yang persis seperti menu Cardapio namun dalam antarmuka yang lebih fokus.
  • Tatanan Sistem (gnome-control-center) yang memiliki lebih banyak aplikasi yang dimunculkan di dalamnya seperti Tatanan Lanjutan (gnome-tweak-tool) Synaptic Manajer Paket (synaptic), Manajer Pemutakhiran (update-manager
  • Tema ikon Karasa Jaga yang dibuat sendiri (sebagian besar diturunkan dari tema ikon Oxygen ditambah produksi sendiri dan beberapa ratus ikon luar) yang sangat kompatibel bahkan untuk hampir seluruh jenis Desktop Environment (GNOME 2, GNOME 3, Mate, XFCE, LXDE, KDE)
  • Tema GTK2/GTK3/Unity/Gnome Shell/XFWM 'Sundara OS', diturunkan dari tema eOS

Aplikasi Istimewa Sundara

Seperti versi sebelumnya, Sundara OS mengumpulkan aplikasi-aplikasi esensial khusus untuk memanjakan Anda. Aplikasi Istimewa ini kami kumpulkan dalam menu 'Perangkat Lunak Sundara/ Sundara Software' pada semua jenis sesi. Berikut aplikasi-aplikasi istimewa tersebut:
  1. Sundara Look Changer, merupakan aplikasi yang pernah muncul di edisi pertama,  Sundara OS 1.33, diturunkan dari versi gratis Zorin Look Changer, namun dengan fitur yang bahkan melebihi versi premium. Aplikasi ini mampu mengubah tampilan desktop Anda menyerupai beberapa antarmuka sistem operasi arus utama hanya dengan satu kali klik! Anda tidak perlu repot-repot mengonfigurasi di sana-sini. Cukup buka aplikasi dan pilih salah satu dari sekian antarmuka pilihan!!
  2. Billing Manager, merupakan perkakas yang memudahkan Anda untuk menghapus dan memasang gBilling, aplikasi buatan anak bangsa (terima kasih untuk Ardhan Mardas selaku pemrogram dan Damar Riyadi selaku pengunggah PPA) yang ditujukan untuk memudahkan pengusaha warnet.
  3. Buku Panduan Sundara OS (revisi ke-empat) sesuai dengan namanya, kami berusaha memberikan kemudahan yang lebih untuk Anda, terima kasih terutama kami sampaikan kepada Tim Dokumentasi BlankOn yang menjadi sandaran awal terciptanya buku ini. Selain panduan umum, di versi ini juga disertakan beberapa artikel yang mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih untuk masing-masing kontributor.
  4. Deepin Scrot, merupakan perkakas yang kami ambil dari Linux Deepin untuk mengambil tangkapan layar dengan kemampuan yang lebih interaktif. 'Cuplikan Layar' juga masih kami sediakan di sini.
  5. Manajer Peramban Web Sundara, seperti versi sebelumnya, fitur turunan Zorin OS ini sangat memberikan fleksibiltas untuk Anda untuk memasang dan menghapus peramban web (web browser).
  6. Otodidak, aplikasi pembelajaran GNU/Linux yang dibuat oleh Ade Malsasa Akbar, sangat cocok untuk para pemula yang baru belajar menggunakan sistem operasi GNU/Linux. Dilengkapi beragam gambar beserta penjelasan yang cukup esensial dan simulasi terminal.
  7. Sundara Offline Driver Installer, seperti versi sebelumnya, untuk memasang penggerak (driver) bagi perangkat propietary yang khusus ditujukan pada pengguna yang tidak memiliki koneksi Internet yang memadai ataupun bahkan tidak memiliki koneksi Internet sama sekali. Fitur ini diturunkan dari AriOS 3.0, Dengan Sundara Offline Driver Installer, komputer dengan Graphic NVIDIA atau ATI dapat memenuhi kebutuhan drivernya secara luring (offline); Versi ini telah membawa paket-paket luring (offline) yang telah dimutakhirkan dari versi Sundara Driver Installer sebelumnya.
  8. Tutorial Tugas Akhir dengan Writer, untuk Anda yang ingin membuat dokumen dengan rapi. Kami mengerti betul bahwa aplikasi perkantoran terutama pengolah kata adalah jantung dari kegiatan komputasi. Buku elektronik ini membantu Anda menjadi profesional dalam mengetik dokumen .
  9. Xtreme Download Manager, pendatang baru pengatur unduhan dengan tampilan dan fungsionalitas 90% mendekati aplikasi populer Internet Download Manager, mampu mempercapat unduhan sampai 500%!

Yang Terbaik untuk Anda

  1. LibreOffice 4.2.1.1: Palet (template) dan Galeri (Clip Art) yang sangat banyak ditambah ekstensi Add Pics dan Al Quran
  2. GoldenDict 1.0.2: dengan dilengkapi basis data kamus WordNet, KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Edisi III 2005, English-Indonesia, Indonesia-English, Oxford Advanced Learner's Dictionary, Kamus Basa Sunda-Indonesia LTIS (Loka Tarjamah Indonesia Sunda), Kamus Basa Indonesia-Sunda LTSI (Loka Tarjamah Sunda-Indonesia).
  3. GIMP 2.8 dengan dukungan jendela tunggal, gimp-plugin-registry dan gimp-gmic.
  4. Dukungan terhadap aksara non latin dan aksara nusantara (Bali, Jawa, Lontara, Nanggar, Sunda). Terima kasih untuk para pengembang BlankOn
  5. Dukungan terhadap Samba sebagai solusi berbagi berkas dalam jaringan dengan Windows
  6. Dukungan wvdial 1.61 dan Gnome PPP untuk koneksi modem
  7. Teknologi axel dengan APT dalam apt-fast, memungkinkan Anda untuk mengunduh perangkat lunak secara paralel dan lebih cepat
  8. DropBox dan UbuntuOne yang terintegrasi sebagai layanan komputasi awan Anda
  9. Multisystem, untuk membuat flashdisk dengan multi sistem operasi yang bisa dijalankan
  10. WINE 1.6.1 dan PlayOnLinux 4.2.1, untuk menjalankan aplikasi Windows Anda, memasang aplikasi bermain game platform Windows menjadi bukan masalah 
  11. Aplikasi apt-id dan mkisi untuk membantu mengunduh paket perangkat lunak untuk kemudian dipasang dalam keadaan luring (offline)
  12. Adanya fungsi hibernasi (dihilangkan pada induknya)
  13. Aplikasi utilitas berbasis perintah yang penting seperti lxsplit untuk memecah dan menggabungkan berkas terpisah, sebagai solusi dari HJSplit

Yang Baru untuk 7.33.4

  • Adanya arsitektur 64 bit untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya komputer modern
  • Penambahan aplikasi baru seperti 4kstogram, CherryTree, qPDFView, Mendeley Desktop dan 4k Slideshow Maker
  • Penghilangan aplikasi Facebook Web Apps dan Steam Client
  • Penghilangan awakutu (bug) dari menu sesi Cardapio untuk Keluar... (Log Out...) dan Matikan... (Shutdown...) sudah bisa dipakai dan menu Administrasi (Administrations) dan Preferensi (Preferences) yang sudah muncul di sesi Manokwari 'error creating shortcut' pada XDMan sudah dihilangkan.
  • Ikon Karasa Jaga yang terus diperbaharui, seperti pengubahan ikon preferences-desktop, accessories-text-editor, activitiy-log-manager, ubuntu-one, ibus, vlc, preferences-desktop-sound, preferences-desktop-color, checkbox, system-log-out, system-reboot, system-suspend-hibernate, system-hibernate, system-shutdown, wine-winecfg. wine-uninstaller, penambahan ikon dengan resolusi 256x256, dan lain sebagainya.
  • Penambahan pintasan aplikasi apt-id pada menu 'Perangkat Lunak Sundara/Sundara Software'
  • Penerjemahan menu GRUB installer ke dalam Bahasa Indonesia sekaligus penggantian latar
  • Pengubahan pintasan papan tik (keyboard shortcut) Synapse menjadi Alt+F2.
  • Penyempurnaan 'Buku Panduan Sundara OS' seperti tangkapan layar yang disesuaikan dan penambahan pembahasan 'Aplikasi Pendidikan' dan LibreOffice Impress dan Calc
  • Penerjemahan nama-nama aplikasi menjadi seperti 'Cadangan' (deja-dup), 'Manajer Layar Splash Sundara', 'Pemasang Penggerak Luring Sundara', 'Atur Wine', 'Ramban Drive C'
  • GIMP yang diatur agar memiliki jendela tunggal secara bawaan, Inkscape yang diatur agar memiliki ikon yang kecil

Daftar Aplikasi Lengkap

Berikut adalah daftar aplikasi yang terpasang secara bawaan.

Aplikasi Aksesoris

  • Avant Window Navigator 0.4.1, panel/jangkar yang mirip Mac OS X, digunakan sebagai panel bawaan di sesi Sundara OS Desktop.
  • Bantuan yang merupakan versi Gnome (Termasuk di dalamnya bantuan tentang sesi Gnome Shell dan Unity)
  • Cari Berkas... (gnome-search-tool) 3.4.0, perkakas pencarian sederhan
  • Cardapio 0.9.200, dapat berjalan di AWN, Docky dan Gnome Shell
  • CherryTree 0.32.0s aplikasi pencatatan, memiliki fitur teks yang kaya, sorotan sintaks, penanganan gambar, dan lain-lain
  • Chmsee 1.3.1.1, untuk membuka berkas CHM
  • Cuplikan Layar (gnome-screenshot) 3.4.1
  • Facebook App 1.1.4
  • DocX 0.90.3, DockBarX yang berdiri sendiri
  • Docky 2.1.4, jangkar yang juga mirip pada jangkar Mac OS X.
  • Gedit 3.4.1
  • f.lux indicator applet
  • Gloobus Preview 0.4.5, melihat secara pratampil berkas atau isi folder dengan menekan tombol spasi pada papan tik tanpa harus membukanya dengan aplikasi yang bersangkutan, mirip QuickLook pada Mac OS X.
  • Hamster Indicator 0.1.37
  • Kalkulator 6.4.1.1
  • KeePassX 0.4.3, manajer sandi
  • Kontak 3.4.0.1 (gnome-contacts), terintegrasi dengan akun Empathy
  • Manajer Arsip 3.4.1 (file-roller), solusi dari WinRAR dan WInZip, mampu membuka, membuat dan mengekstraksi banyak jenis berkas termampatkan.
  • Multisystem 1.0277
  • Multisystem TestIso
  • Parcellite 1.0.2, manajer papan klip untuk mengatur riwayat salin/potong tempel (cut/copy paste)
  • Pengaturan Lanjutan 3.3.4 (gnome-tweak-tool)
  • qShutdown 1.6.1, untuk mengatur waktu mati/hidupkan ulang/suspend/hibernasi sistem
  • Shutter 0.90-1 dan indicator-shutter 0.2-1 untuk keperluan tangkapan layar dengan pengaya dan fungsi yang banyak
  • Synapse 0.2.10, membantu Anda meluncurkan aplikasi, membuka berkas/folder terakhir, mencari di Internet secara cepat
  • Terminal 3.4.1.1, aplikasi emulasi terminal untuk mengakses perintah-perintah shell dan memanggil aplikasi
  • Terminal Root, membuka terminal dengan akses pengguna root
  • Emulator Terminal Terra, terminal dengan antarmuka yang dropdown, bisa disembunyikan dan dimunculkan kembali, dipecah ke samping atau ke atas/bawah
  • Tabel Karakter
  • xdiagnose, mendiagnosa dan memperbaiki X.org

Aplikasi Aksesibilitas

  • OnBoard 0.9.7, papan tik di layar
  • Orca 3.4.0, teknologi pemandu

Aplikasi Grafik

  • 4k Slideshow Maker 1.3, membuat tampilan salindia (slideshow) dengan antarmuka yang mudah dipahami, Anda bisa menambahkan foto dari komputer atau dari akun Instagram, menambahkan musik dan menambahkan efek sekaligus melihat hasilnya langsung
  • Art Of Illusion 2.9.1, untuk modelling, rendering dan raytracer 3D
  • Blender 2.69, untuk membuat kreasi 3D
  • Dia Diagram Editor 0.97.2, untuk membuat diagram alir, topologi jaringan, skema basis data, dan sebagainya, solusi dari Microsoft Visio
  • GIMP 2.8.8, solusi kreasi gambar bitmap seperti Potoshop
  • gThumb 3.3.0, penampil dan pengatur gambar, solusi dari ACDSee
  • Inkscape 0.48.3, aplikasi kreasi gambar vektor dengan format standar W3C: SVG (Scalable Vector Graphic), solusi dari CorelDRAW atau Adobe Illustrator
  • LibreCAD 1.0, aplikasi Computer Aided Design 2 D
  • LibreOffice Draw, bagian dari aplikasi paket perkantoran LibreOffice untuk menggambar
  • Manslide 2.0.3, untuk membuat tampilan salindia (slideshow) dengan efek 3D
  • Pemindai Ringkas 3.4.3
  • Penampil Gambar 3.4.2
  • Penampil Dokumen 3.4.0
  • Photoprint 0.4.2, mengatur dan mencetak foto-foto dalam ukuran-ukuran tertentu sebagai solusi dari PhotoScape
  • Scribus 1.4.0, untuk keperluan publikasi, membuat majalah sebagai solusi dari Adobe InDesign
  • Shotwell 0.14.1~1, manajer foto dijital

Aplikasi Internet

  • 4k Stogram 1.4, melihat dan mengunduh foto pengguna Instagram
  • Berbagi Desktop 3.4.2 (Vino) untuk mengontrol sistem Anda dari lokasi yang berbeda
  • Billing Manager 1.0
  • Elinks Web Browser 0.12, peramban web berbasis terminal untuk mempercepat pemuatan halaman web
  • Empathy 3.4.2.3, sebagai aplikasi obrolan multi layanan
  • Peramban Web Browser Firefox 27.0 dengan pengaya yang bermanfaat seperti DownloadHelper, Facebook Phising Protector, F.B. Purity CleanUp Facebook, Firebug, FlashGot, ImgLikeOpera, LocationBar Enhanced, Scrapbook, Shareaholic, PrintPDF, dan UploadScreenshot.com
  • GNOME PPP 0.3.23 & GNOME PPP 0.3.23 (root mode), untuk menghubungkan dengan modem. GNOME PPP (root mode) adalah GNOME PPP dengan hak akses pengguna root
  • Google Chrome 33
  • Google Earth 7.1.2.2041 untuk melihat citra bernuansa satelit
  • GYachE Improved 1.2.11
  • Manajer Peramban Web Sundara
  • Pengunduh Video ClipGrab 3.3.0.1, mengunduh video YouTube dari aplikasi desktop
  • Polly 0.9.3.11 sebagai pengganti Gwibber untuk layanan sosial Twitter.
  • Remmina Desktop Manager 1.0.0.1, sebagai aplikasi klien destop jarak jauh (remote desktop client)
  • Sakis 3G 0.2.0e
  • Selaraskan 1.2.2
  • Skype 4.2.0.11, aplikasi percakapan video populer dari Microsoft
  • Thunderbird Mail 24.2.0, klien surat elektronik, RSS Feed dan obrolan, solusi dari Microsoft Outlook. Thunderbird juga sudah dilengkapi ekstensi kalender Lightning
  • Transmission 2.82 klien BitTorrent untuk mendistribusikan data melalui Internet dengan format *.torrent
  • uGet 1.10.3, manajer unduh dengan kemampuan penjadwalan, penerusan, pengantrian, pengkategorian, pemantauan clipboard, dan sebagainya sebagai solusi dari Internet Download Manager. uGet ini diintegrasikan dengan ekstensi FlashGot di Mozilla Firefox.
  • Xchat 2.8.8.3, sebagai aplikasi obrolan IRC (Internet Relay Chat) solusi dari mIRC.
  • XTReme Download Manager, aplikasi manajer unduh yang mampu meningkatkan kecepatan sampai 500%, dengan antarmuka dan fungsi 90%+ mirip dengan Internet Download Manager.

Aplikasi Pemrograman

  • Geany 0.21, IDE (Integrated Development Environment) sebagai solusi dari Notepad ++

Aplikasi Pendidikan

  • gCompris 12.01, seperangkat permainan edukatif untuk anak-anak, seperti belajar menulis, membaca, berhitung, dan sebagainya
  • TuxMath 1.8.0-4, aplikasi matematika untuk anak-anak yang interaktif
  • TuxPaint 0.9.21, belajar menggambar untuk anak-anak
  • TuxTyping 1.8.1-5, aplikasi belajar pengetikan untuk anak-anak

Aplikasi Perkantoran

  • Kingsoft Office 9.1.0.4207 (Writer, Presentation, Spreadsheet)
  • LibreOffice 4.2.1.1 (Base, Calc, Impress, Math, Writer)
  • PDF Mod 0.9.1-5, menata ulang seperti menghapus, mengekstrak, menambah dokumen PDF
  • GoldenDict 1.0.2, kamus multi bahasa
  • qpDFView 0.48.1, penampil dokumen PDF dengan dukungan multi tab

Aplikasi Permainan

  • AisleRot Soltaire 3.2.3, dengan artwork brand Sundara OS
  • Freecell Solitaire 3.2.3
  • Glines 3.4.1
  • GNOME Chess 3.4.1 yang bisa beralih jadi modus 3D
  • Mahjongg 3.4.1
  • Sudoku 3.4.1, permainan puzzle Sudoku
  • PlayOnLinux 4.1.3
  • Tanglet 1.1.1, permainan mencari kata berdasarkan Boggle
  • WarZone 2100 3.1.0.1
  • ZAZ (ZAZ a'int Z***) 1.0

Aplikasi Suara & Video

  • Audacious 3.4.2-1, sebagai solusi dari WinAmp
  • Audacity 2.0.1, merekam dan menyunting suara
  • Brasero 3.4.1, untuk membakar data biasa, audio, video, menyalin CD/DVD sebagai solusi dari Nero Burning ROM
  • Cheese 3.4.1, mengambil foto dengan menggunakan kamera web, dengan banyak efek menarik
  • ekd 3.1.0, menyunting berkas teranimasi untuk pasca-produksi video dan gambar-gambar
  • Format Junkie 1.07-1, mengkonversi berkas media menjadi format populer
  • Gespeaker 0.7.3, mengucapkan teks yang ditulis dengan banyak pengaturan
  • GNOME Subtitle 1.2-4, Gnome Subtitles penyunting subjudul (subtitle), yaitu tulisan yang biasanya terjemahan dari suatu video/film.
  • Kazam Screencaster 1.4.3, merekam video dari aktivitas layar
  • Mobile Media Converter 1.8.0, konversi berbagai format audio dan video untuk berbagai media
  • OpenShot Video Editor 1.4.3, membuat dan menyunting video sebagai solusi dari Windows Movie Maker
  • Pemutar Film Totem 3.0.1
  • OSD Lyrics 0.4.3-1, aplikasi penampil lirik lagu berjalan yang sedang dimainkan oleh pemutar musik, solusi dari MiniLyric
  • Perekam Suara 3.4.10
  • Rhythmbox 2.96, aplikasi manajer koleksi musik, memainkan dan menyunting metadatanya dengan berbagai pengaya yang ditambahkan
  • TuxGuitar 1.2, penyunting dan pemutar tablatur gitar
  • VLC Media Player 2.0.8, pemutar multimedia dengan disertai banyak skin terpasang
  • WinFF 1.4.1, konversi berbagai format multimedia Anda

Aplikasi Sistem

  • Deja Dup 22.0, perkakas pencadang (back up)
  • Driver Nirkabel Windows (ndisgtk) 0.8.5-1, memasang driver nirkabel Windows berekstendi *.inf
  • GParted 0.16.1-1, membuat, mengorganisasi dan menghapus partisi
  • Pembuat Diska Pemulaian (usb-creator-gtk) 0.2.38, membuat USB pemasangan Ubuntu dan turunannya
  • Pengujian Sistem (checkbox-qt) 0.13.9, memeriksa fungsionalitas perangkat keras di sistem
  • Perkakas Jaringan (gnome-nettool) 3.2.0, antarmuka grafis untuk fungsi-fungsi jaringan utama
  • Pusat Perangkat Lunak (software-center), memasang aplikasi secara terpusat
  • Remastersys 3.0.4-2
  • Samba (system-config-samba) 1.2.63, manajer grafis untuk samba
  • Storage Device Manager (pysdm) 0.4.1, menyunting titik kait dari perangkat tanpa harus menyunting berkas /etc/fstab secara manual
  • Adobe Flash Player (adobe-flash-properties-gtk), pusat pengaturan untuk Adobe Flash
  • Aplikasi Awalan
  • Pengatur Layar Splash (splash-screen-manager) 1.2, mengubah tema Plymouth
  • Berbagi Berkas Pribadi
  • AWN Settings, mengatur Avant Window Navigator
  • CompizConfig Setting Manager (ccsm) 0.9.5.92, mengatur manajer jendela Compiz
  • GPaste daemon setting, mengatur manajer clipboard GPaste (manajer clipboard untuk Gnome Shell)
  • Metoda Masukan Papan Tik
  • OpenJDK Java 7 Policy.
  • QT 4 Setting (qt4-qtconfig), mengatur aplikasi QT di sistem
  • Pengaturan OnBoard
  • SCIM Input Method, sebagai backend dukungan penulisan aksara non latin, termasuk aksara daerah nusantara
  • Utilitas Diksa (palimpsest) 3.0.2
  • Dconf-Editor 0.12.0, mengatur DE
  • Penganalisa Penggunaan Disk
  • Oracle VM VirtualBox 4.3.2, menjalankan beberapa sistem virtual
  • Tatanan Sistem (Gnome Control Center) 3.4.1
  • UNetBootin, membuat LiveUSB yang dapat dimuat (bootable LiveUSB) dari sistem operasi

Aplikasi CLI

  • APT-id, untuk mengunduh dan memutakhirkan sistem di tempat yang terpisah,untuk memfasilitasi update database APT (sudo apt- get update) dan eksekusi otomatis untuk berkas-berkas hasil download.
  • Lxsplit 0.24, memecah (splitting) and menggabungkan (join) berkas, kompatibel dengan HJSplit.
  • Mkisi, tujuannya mirip seperti apt-id namun dengan kemampuan yang lebih: mampu menangani proses pengunduhan paket perangkat lunak bahkan untuk versi Ubuntu yang berbeda-beda.
  • unetbootin-494-linux, sebenarnya bukan aplikasi berbasis CLI, hanya saja belum dimasukkan menjadi berkas *.desktop

Isu yang Diketahui

  • Xtreme Download Manager menghabiskan sumber daya yang relatif cukup besar
Untuk mendapatkannya, silahkan buka halaman Unduhan





Monday, January 6, 2014

Xtreme Download Manager 3.01 Build 26, Free IDM untuk GNU/Linux telah Rilis

Xtreme Download Manager 3.01 Build 26, telah rilis dengan dukungan berbagai jenis installer dan tentunya berbagai penambahan fitur. 
Jendela Utama XDMAN
Jendela Proses Unduh XDMAN
Untuk Anda penggemar unduh (download) cepat, sebaiknya jangan melewatkan artikel ini. Untuk Anda yang belum mengetahui tentang Xtreme Download Manager atau XDMAN, merupakan aplikasi utilitas luar biasa yang diklaim mampu menaikkan kecepatan hingga 500% (tergantung pada sambungan), mampu merehat (pause)  dan melanjutkan (resume) pengunduhan bahkan untuk unduhan yang broken, menangkap (video) dari berbagai situs Internet seperti YouTube, MySpaceTV, dan lain-lain dan juga menawarkan kemampuan penjadwalan pengunduhan. XDMAN dapat diintegrasikan dengan setiap jenis peramban (browser) agar bisa melakukan pengunduhan secara otomatis menggunakan Advanced browser integration. Xtreme Download Manager menggunakan algoritma segmentasi dinamis mutakhir, kompresi data dan penggunaan kembali sambungan untuk mempercepat proses unduh. Xtreme Download Manager mendukung protokol HTTP, HTTPS dan FTP, dinding api (firewall), server proxy, file redirect, tembolok (cookies), otorisasi, dan sebagainya. Kemudian yang terpenting adalah antarmukanya yang sangat mirip dengan aplikasi populer Internet Download Manager!!

Apa yang baru pada rilis 3.01 Build 26

Berikut ini adalah fitur-fitur yang ditambahkan untuk rilis ini:

  1. Tersedia beberapa jenis paket instalasi, seperti .deb untuk keluarga Debian dan Ubuntu (termasuk Sundara OS), Linux universal installer, multiOS .zip dan .exe untuk Windows
  2. Dukungan pengunduhan YouTube hanya dengan memasukkan alamat URLnya
  3. Hadirnya ikon mengambang untuk keperluan kendali yang sebelumnya ditempatkan di systray.
    Ikon Mengambang XDMAN
  4. Untuk sistem operasi Windows, sudah disediakan dukungan untuk .NET Framework 2.0 sehingga tidak perlu memakai Java lagi sebagai prasyarat pemasangan

Cara Pemasangan

Secara bawaan, Sundara OS 7.33.3 sudah menyertakan aplikasi Xtreme Download Manager ini, hanya saja masih menggunakan versi lawas. Untuk memutakhirkannya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut
  1. Unduh XDMAN versi terbaru di alamat ini, pastikan pilih yang xdman_mint_ubuntu.deb
  2. Hapus XDMAN sebelumnya dengan membuka terminal dan ketikkan:
    sudo rm -Rf /usr/share/xdman && sudo rm /usr/share/applications/xdman.desktop
  3. Kemudian pasang berkas xdman_mint_ubuntu.deb dengan menggunakan gDebi Package Installer,
  4. Terakhir, atur perizinan dengan mengetikkan pada terminal:
    sudo chmod 755 -Rf /usr/lib/xdman
     
  5. Silahkan gunakan XDMAN seperti sedia kala

Friday, December 6, 2013

Yang Harus Diketahui tentang Swap

Saat melakukan pemasangan GNU/Linux seperti Sundara OS, sudah pasti kita diminta untuk mengalokasikan partisi swap khusus selain partisi untuk sistem GNU/Linuxnya sendiri. Tapi, apakah kita sudah mengetahui apakah itu swap dan untuk apa dibuat? Apakah partisi swap itu benar-benar dibutuhkan?

Apa itu swap?

Saat melakukan proses multitasking, sistem operasi bisa kehabisan memori fisik (RAM fisik), sistem operasi tidak bisa membuat proses baru atau mengalokasikan memori baru pada proses yang sudah berjalan. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan ruang block khusus pada penyimpanan lokal (biasanya berupa harddrive) yang diperlakukan sebagai area pemegang sementara bagi proses yang tidak berjalan secara aktual pada suatu saat. Sistem operasi "men-swap" proses yang tidak aktif tersebut keluar dari memori dan memasukannya ke dalam hard disk. Hal ini mampu membebaskan memori untuk pekerjaan yang baru. Saat proses yang  tidak aktif tersebut aktif kembali, dia akan di-swap balik dari penyimpanan lokal ke memori. Prosedur seperti ini disebut dengan swapping.

Apakah ruang swap itu benar-benar dibutuhkan? 


Apakah secara teknis ruang swap itu benar-benar dibutuhkan? Ya, walaupun proses swapping itu memperlambat komputer (mengingat proses baca dan tulis ke  hard disk lebih lambat dibandingkan ke RAM) dan memiliki memori fisik pada mesin adalah solusi paling baik untuk menghindari swapping, terdapat beberapa keadaan logis yang menjadikan swapping menjadi hal yang diperlukan. Sebagai contoh, selama pemuatan sistem (system boot), bisa saja ada proses yang berjalan (dan mengonsumsi memori sistem) kemudian secara efektif kemudian sleep untuk beberapa periode waktu yang sangat lama. Atau memori yang dialokasikan, ditulis dan kemudian tidak pernah digunakan lagi. Di saat seperti ini, algoritma swapping akan mulai memindahkan memori ke hard disk sehingga membebaskan memori sistem yang berharga. Hal ini jelas memastikan bahwa jumlah maksimal RAM dapat tersedia sepanjang waktu sehingga meningkatkan kinerja sistem.
Pada mesin yang tidak memiliki RAM fisik yang cukup untuk segalanya untuk berada di memori maka penggunaan ruang swap sangat penting!

Sebagai pelengkap, ada baiknya menyebutkan bahwa Linux juga memiliki subsistem yang disebut  OOM (Out-Of-Memory) Killer , yang akan mulai membunuh proses untuk membebaskan sumber daya,  bukan malah menghentikan kernel saat kehabisan memori. Aksi seperti ini dapat dikonfigurasi.

Berapa besar ruang swap yang harus dialokasikan?


Versi lama dari Sistem Operasi jenis Unix (seperti Sun OS dan Ultrix) membutuhkan suatu ruang swap dengan besar dua atau tiga kali ukuran memori fisik. Implementasi modern (seperti pada Linux) tidak membutuhkan sebanyak itu, tetapi cara itu tetap bisa kita gunakan juga.

Maka, saran terbaik adalah seperti ini:
  1. Untuk sistem desktop, gunakan ruang swap dua kali memori sistem;
  2. Untuk server, gunakan jumlah swap yang lebih kecil (katakanlah setengah dari memori fisik) sehingga kita dapat lebih fleksibel untuk melakukan proses swapping saat dibutuhkan, tetapi awasi jumlah penggunaan ruang swap yang terjadi dan upgrade RAM anda jika dibutuhkan.
  3. Untuk desktop yang lebih tua (katakanlah hanya memiliki memori 128 MB) gunakan sebanyak mungkin swap yang bisa diberikan (katakanlah 1 GB).

Menambahkan swap tanpa memperluas partisi swap

Ada dua cara yang dapat digunakan untuk menambahkan swap tanpa harus memperluas partisi swap yang telah ada: cara pertama adalah dengan menggunakan partisi swap pada drive yang lain, yang kedua adalah dengan menggunakan berkas swap.

Untuk menggunakan hard drive yang lain, buatlah sebuah partisi dengan jenis "Linux swap" (code 82) kemudian jalankan perintah "mkswap" untuk mempersiapkan ruang swap.

mkswap /dev/sdb2

Yang mana /dev/sdb2 adalah nama partisi yang dibuat. Untuk langsung menggunakan ruang swap gunakan perintah "swapon":

swapon /dev/sdb2

Gunakan "swapon -s" untuk mendapatkan daftar dari ruang swap yang saat ini dipakai. Untuk menambahkan ruang swap secara permanen ke sistem, sunting berkas /etc/fstab dengan menambahkan baris seperti ini:

/dev/sdb2       none    swap    sw      0       0

Jika sistem Anda menggunakan penanda khusus pada disk, gunakan perintah "blkid" untuk menampilkan daftar penanda dari disk. Baris untuk mengaitkan ruang swap pada berkas /etc/fstab akan terlihat semisal ini:

UUID=036da155-1ea1-4392-b8d4-700f65aa1ead  none  swap  sw  0  0

Cara yang kedua, yaitu menggunakan berkas untuk swap, kita harus membuat berkas kosong yang relatif besar (menggunakan perintah "dd") pada sistem berkas yang akan digunakan untuk swapping. Sebagai contoh kita memakai berkas dengan ukuran 1 GB, ketikkan:

dd if=/dev/zero of=/store/swapfile bs=1024 count=1048576

Sebagaimana partisi swap tambahan, berkas ini sekarang harus dipersiapkan dengan mkswap kemudian dengan swapon. Selain itu juga harus ditambahkan pada berkas /etc/fstab . Caranya persis seperti di atas, tetapi kita ganti /dev/sdb2 dengan /tempat/berkasswap sebagai parameter ruang swap.

Swappiness


Kernel linux dapat dioprek sedemikan rupa untuk menetapkan seberapa agresif dia harus mencoba untuk men-swap proses keluar dari memori. Kecenderungan ini dikendalikan oleh variabel kernel yang dinamakan swappiness. Nilai 0 swappiness berarti kernel akan mengindari swapping sebisa mungkin, sementara nilai 100 berarti kernel akan secara agresif dalam menggunakan ruang swap. Pengaturan bawaan pada banyak distribusi GNU/Linux adalah 60. Kita bisa mengubahnya secara dinamis menggunakan perintah ini:

sudo sysctl vm.swappiness=10

Untuk mengubah secara permanen, kita harus mengubah (atau menambahkan jika belum ada) variabel vm.swappiness pada berkas /etc/sysctl.conf.