Hadir Kembali

Lihat catatan rilis

Sundara Look Changer

Tidak perlu khawatir kenyamanan Anda akan terganggu, atau Anda ingin merasakan pengalaman antarmuka sistem operasi lain? Tanpa banyak konfigurasi, Sundara Look Changer hadir untuk itu.

Silahkan bicara

Apa yang Anda harapkan, tulis segera!

Bantu dan Kami bisa Berkembang

Setiap rupiah yang Anda donasikan adalah keberkahan bagi kami.

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

Thursday, January 19, 2017

Catatan Rilis Sundara OS 4.38.1 LTS Ultimate "Katana"

Blogger Tricks

Saturday, December 31, 2016

Mengatasi Masalah OpenShot QT 2.2 yang Tidak Bisa Memanggil Blender

Menutup tahun 2016 ini, salah satu aplikasi open source penyunting video non-linear OpenShot yang berhasil memecahkan program Kickstarter beberapa waktu lalu akhirnya menerbitkan rilis versi paling terbarunya versi 2.2 setelah agak lama progresnya terhambat oleh banyak sekali hal.

Rilis baru ini sesungguhnya adalah pembaruan mayor bagi versi 2.1 yang rilis sekitar Agustus 2016 lalu yang merupakan pembaruan minor OpenShot 2.0 beta yang merupakan klon QT setelah hampir tiga tahun perjuangan pengembangan.


Salah satu fitur kunci yang digadang dari versi terbaru ini adalah performansi yang mampu melakukan penyuntingan atas video HD, termasuk yang berjenis 4k. Juga dari sisi cache sudah dioptimalkan sehingga secara keseluruhan 10x lebih cepat dari versi sebelumnya. Ada juga beberapa fitur lain yang bisa Anda lihat secara gamblang terlebih dahulu dalam video promo rilisnya di bawah ini:


Untuk catatan rilis lebih lengkapnya, bisa dibaca di situs resminya di sini.

Temuan

Secara pribadi, kami memilih menyertakan OpenShot ini di setiap rilis Sundara OS. Saat artikel ini ditulis, kami sedang mengembangkan Sundara OS berbasis Ubuntu 16.04 (mudah-mudahan segera rilis) dan oleh karenanya untuk alasan keringkasan kami memasang binary OpenShot ini dari PPA resmi pengembangnya. Untuk Wadiabalad Sundara OS yang ingin nemasangnya di Sundara OS 7.33.x, 4.37.x atau di Ubuntu dapat menggunakan PPA tersebut dengan menjalankan perintah terminal di bawah ini:
$ sudo add-apt-repository ppa:openshot.developers/ppa
Kemudian segarkan ulang daftar lumbung paket Anda dan pasang aplikasi dengan menggunakan perintah di bawah ini

$ sudo apt-get update && sudo apt-get install openshot-qt

Seperti halnya Openshot versi sebelumnya, tidak seperti pembuatan transisi dan efek video, pembuatan tambahan Judul tidak menggunakan engine sendiri melainkan aplikasi lain yaitu Inkscape. Adapun untuk pembuatan Judul Teranimasi menggunakan Blender. Oleh karenanya, untuk menyempurnakan fungsionalitas ini Anda sangat disarankan untuk memasang kedua aplikasi tersebut.

Berikut contoh pembuatan judul di OpenShot


Hasil percobaan kami berjalan dengan baik menggunakan Inkscape 0.91. Masalah muncul ketika kami mencoba membuat Judul Teranimasi, OpenShot sepertinya tidak bisa memerintahkan Blender (versi 2.78+x dari PPA) untuk melakukan rendering sebagaimana gambar di bawah ini.



Setelah mencari ke Internet, akhirnya ditemukan bahwa hal ini disebabkan oleh berubahnya API Blender terbaru yang tidak kompatibel dengan skrip Python bawaan OpenShot. Percobaan dilakukan dengan menjalankan perintah skrip Python template Zoom to Clapborad OpenShot di terminal


$ /usr/bin/blender -b /usr/lib/python3/dist-packages/openshot_qt/blender/blend/zoom_
clapboard.blend -P /usr/lib/python3/dist-packages/openshot_qt/blender/scripts/zoom_
clapboard.py

Keluar galat sebagaimana berikut:

2.66 versioning fix: replacing black sky with premultiplied alpha for scene Scene
warning DM_ensure_tessface: could not create tessfaces from 384 polygons, dm->type=2
warning DM_ensure_tessface: could not create tessfaces from 384 polygons, dm->type=2
Traceback (most recent call last):
  File "/usr/lib/python3/dist-packages/openshot_qt/blender/scripts/zoom_clapboard.py", line 89, in <module>
    text_object.align = params["spacemode"]
AttributeError: 'TextCurve' object has no attribute 'align'
Blender quit
Dari dokumentasi API resmi Blender (https://www.blender.org/api/blender_python_api_2_78a_release/bpy.types.TextCurve.html#bpy.types.TextCurve) ditemukan bahwa 'align' sudah diganti dengan 'align_x'. Berangkat dari itu, semua skrip python Blender OpenShot di folder /usr/lib/python3/dist-packages/openshot_qt/blender/scripts dengan parameter tersebut harus diganti menggunakan kiat berikut:

Buat cadangan berkas skrip terlebih dahulu
$ cd /usr/lib/python3/dist-packages/openshot_qt/blender/
$ sudo cp -Rf scripts scripts.asli
Ubah semua string 'align' menjadi 'align_x':
$ sudo grep -rl 'align' scripts/ | xargs sed -i 's/align/align_x/g'
Untuk memastikan pastikan parameter sudah diganti dengan membuka berkas skripnya, misalkan dalam hal ini adalah zoom_clapboard.py
$ cd scripts
$ gedit zoom_clapboard.py


Jalankan kembali OpenShot dan coba buat kembali Judul Teranimasi

Sunday, January 31, 2016

Catatan Rilis Sundara OS 4.37.3 LTS Ultimate "Hamasah"

Bismillâhirrahmânirrahîm
KPLT (Komunitas Penggiat Linux Tasikmalaya)/PawOn Linux Tasikmalaya beserta Tim pengembang Sundara OS mengumumkan terbitnya Sundara OS 4.37.3 LTS (Long Term Support) Ultimate kode "Hamasah". Versi ini berdasarkan Ubuntu 14.04.3 LTS "Trusty Tahr" dan beberapa komponen Zorin OS 9, Deepin, BlankOn 8 Rote dengan fokus pada antarmuka yang ramah. Selain perangkat lunak dan versi kernel yang lebih mutakhir, Sundara OS 4.37.3 ini menghadirkan beberapa fitur baru, tampilan yang baru, dan beberapa tambahan aplikasi. Berbasis GNOME 3.10.4 kernel 3.19.0-47-generic beserta headers-nya dengan lingkungan yang disesuaikan seperti pendahulunya "Sundara Desktop".

Sundara Desktop: Sangat Tidak Asing Bukan?

Antarmuka Desktop


  • Sundara OS menggunakan pendekatan desktop tradisional yang mendekati sistem operasi arus utama, yaitu yang disebut sebagai 'Sundara Desktop', di mana menggunakan beberapa elemen sebagai berikut: 
    Tata Letak Lingkungan "Sundara Desktop"
     
      Keterangan:
      Komponen-komponen antarmuka beserta aplikasi pendukungnya
      1 = Menu utama
      2 = Tombol sesi, untuk mengunci layar, keluar log (log out), mematikan/menyuspensi, menghibernasi/menghidupkan ulang sistem.
      3 = Panel
      4 = Tombol menu
      5 = Daftar aplikasi berbasis ikon
      6 = Systray (Aplet Notification Area), lokasi mengakses aplikasi- aplikasi lawas yang bersembunyi
      7 = Indikator sistem (Indicator Applet 3), menyajikan akses cepat ke menu-menu indikator sistem seperti jaringan, bluetooth, pindah pengguna, volume suara, tanggal dan waktu, status obrolan, surel (email), dan sebagainya
         
    1. Tema ikon Karasa Jaga yang dibuat sendiri (sebagian besar diturunkan dari tema ikon Oxygen ditambah produksi sendiri dan beberapa ratus ikon luar) yang sangat kompatibel bahkan untuk hampir seluruh jenis Desktop Environment (GNOME 2, GNOME 3, Mate, XFCE, LXDE, KDE)
    2. Tema GTK2/GTK3/Unity 'Sundara OS', diturunkan dari tema Deepin Linux 2013, dengan beberapa penyesuaian dengan versi GNOME

    Aplikasi Istimewa Sundara

    Seperti versi sebelumnya, Sundara OS mengumpulkan aplikasi-aplikasi esensial khusus untuk memanjakan Anda. Aplikasi Istimewa ini kami kumpulkan dalam menu 'Perangkat Lunak Sundara/ Sundara Software' pada semua jenis sesi. Berikut aplikasi-aplikasi istimewa tersebut:

    1. Sundara Look Changer, merupakan aplikasi yang pernah muncul di edisi pertama, Sundara OS 1.33, diturunkan dari versi gratis Zorin Look Changer, namun dengan fitur yang bahkan melebihi versi premium. Aplikasi ini mampu mengubah tampilan desktop Anda menyerupai beberapa antarmuka sistem operasi arus utama hanya dengan satu kali klik! Anda tidak perlu repot-repot mengonfigurasi di sana-sini. Cukup buka aplikasi dan pilih salah satu dari sekian antarmuka pilihan!!
      Sundara Look Changer, Menyulap Desktop Anda dalam Satu Kali Klik
    2. Sundara Theme Changer, mengubah nuansa desktop antara terang atau gelap. Bisa dikombinasikan dengan aplikasi f.lux untuk menaikkan kenyamanan mata dalam berkomputasi.
      Sundara Theme Changer, Mengganti Nuansa Desktop
    3. Billing Manager, merupakan perkakas yang memudahkan Anda untuk menghapus dan memasang gBilling, aplikasi buatan anak bangsa (terima kasih untuk Ardhan Mardas selaku pemrogram dan Damar Riyadi selaku pengunggah PPA) yang ditujukan untuk memudahkan pengusaha warnet.
    4. Buku Panduan Sundara OS (revisi ke-lima) sesuai dengan namanya, kami berusaha memberikan kemudahan yang lebih untuk Anda, terima kasih terutama kami sampaikan kepada Tim Dokumentasi BlankOn yang menjadi sandaran awal terciptanya buku ini. Selain panduan umum, di versi ini juga disertakan beberapa artikel yang mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih untuk masing-masing kontributor.
    5. Deepin Scrot, merupakan perkakas yang kami ambil dari Linux Deepin untuk mengambil tangkapan layar dengan kemampuan yang lebih interaktif. 'Cuplikan Layar' juga masih kami sediakan di sini.
    6. Manajer Peramban Web Sundara, seperti versi sebelumnya, fitur turunan Zorin OS ini sangat memberikan fleksibiltas untuk Anda untuk memasang dan menghapus peramban web (web browser).
    7. Otodidak, aplikasi pembelajaran GNU/Linux yang dibuat oleh Ade Malsasa Akbar, sangat cocok untuk para pemula yang baru belajar menggunakan sistem operasi GNU/Linux. Dilengkapi beragam gambar beserta penjelasan yang cukup esensial dan simulasi terminal.
    8. Sundara Offline Driver Installer, seperti versi sebelumnya, untuk memasang penggerak (driver) bagi perangkat propietary yang khusus ditujukan pada pengguna yang tidak memiliki koneksi Internet yang memadai ataupun bahkan tidak memiliki koneksi Internet sama sekali. Fitur ini diturunkan dari AriOS 3.0, Dengan Sundara Offline Driver Installer, komputer dengan Graphic NVIDIA atau ATI dapat memenuhi kebutuhan drivernya secara luring (offline); Versi ini telah membawa paket-paket luring (offline) yang telah dimutakhirkan dari versi Sundara Driver Installer sebelumnya.
    9. Tutorial Tugas Akhir dengan Writer, untuk Anda yang ingin membuat dokumen dengan rapi. Kami mengerti betul bahwa aplikasi perkantoran terutama pengolah kata adalah jantung dari kegiatan komputasi. Buku elektronik ini membantu Anda menjadi profesional dalam mengetik dokumen .
    10. Xtreme Download Manager, pendatang baru pengatur unduhan dengan tampilan dan fungsionalitas 90% mendekati aplikasi populer Internet Download Manager, mampu mempercapat unduhan sampai 500%!

    Yang Terbaik untuk Anda


    1. LibreOffice 5.0.4: Palet (template) dan Galeri (Clip Art) yang sangat banyak ditambah ekstensi Add Pics dan Al Quran
    2. GoldenDict 1.5.0: dengan dilengkapi basis data kamus WordNet, KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Edisi III 2005, English-Indonesia, Indonesia-English, Oxford Advanced Learner's Dictionary, Kamus Basa Sunda-Indonesia LTIS (Loka Tarjamah Indonesia Sunda), Kamus Basa Indonesia-Sunda LTSI (Loka Tarjamah Sunda-Indonesia).
    3. GIMP 2.8 dengan dukungan jendela tunggal, gimp-plugin-registry dan gimp-gmic.
    4. Dukungan terhadap aksara non latin dan aksara nusantara (Bali, Jawa, Lontara, Nanggar, Sunda). Terima kasih untuk para pengembang BlankOn
    5. Dukungan terhadap Samba sebagai solusi berbagi berkas dalam jaringan dengan Windows
    6. Dukungan wvdial 1.61 dan Gnome PPP untuk koneksi modem
    7. Teknologi axel dengan APT dalam apt-fast, memungkinkan Anda untuk mengunduh perangkat lunak secara paralel dan lebih cepat
    8. DropBox dan Copy yang terintegrasi sebagai layanan komputasi awan Anda
    9. Multisystem, untuk membuat flashdisk dengan multi sistem operasi yang bisa dijalankan
    10. WINE 1.6.1 dan PlayOnLinux 4.2.10, untuk menjalankan aplikasi Windows Anda, memasang aplikasi bermain game platform Windows menjadi bukan masalah 
    11. Aplikasi apt-id dan mkisi untuk membantu mengunduh paket perangkat lunak untuk kemudian dipasang dalam keadaan luring (offline)
    12. Adanya fungsi hibernasi (dihilangkan pada induknya)
    13. Aplikasi utilitas berbasis perintah yang penting seperti lxsplit untuk memecah dan menggabungkan berkas terpisah, sebagai solusi dari HJSplit

    Yang Baru untuk 4.37.3 dibandingkan 7.33.x

    • Tema antarmuka yang sepenuhnya baru, diadaptasi dari tema Deepin 2013 dengan modifikasi agar sesuai dengan lingkungan GNOME terbaru
    • Penambahan aplikasi Sundara Theme Changer yang membantu Anda menyesuaikan nuansa desktop antara terang dan gelap
    • Penambahan aplikasi baru seperti Fotoxx, XnView, HJSplit
    • Penambahan aplikasi berbasis konten baru seperti Artikel Islami dan PISS KTB 2015
    • Ikon Karasa Jaga yang terus diperbaharui,
    • Penambahan pintasan aplikasi AllDeb Maker dan Alldeb User pada menu 'Perangkat Lunak Sundara/Sundara Software'
    • Penyempurnaan 'Buku Panduan Sundara OS'
    • Penghilangan beberapa aplikasi yang sudah tidak ada versi terbaru seperti Ekd, Manslide atau yang memiliki fungsi yang sudah tergantikan seperti Multi Media Converter (dapat diganti oleh Format Junkie dan ClipGrab), atau yang tidak ada di lumbung seperti PySDM

    Daftar Aplikasi Lengkap

    Berikut adalah daftar aplikasi yang terpasang secara bawaan:

    Aplikasi Aksesoris

    • Alldeb Installer 0.2.1, pendekatan kebutuhan pemasangan paket perangkat lunak beserta ketergantungannya dalam satu wadah berkas saja
    • Avant Window Navigator 0.4.2, panel/jangkar yang mirip Mac OS X, digunakan sebagai panel bawaan di sesi Sundara Desktop.
    • Bantuan berupa berkas PDF untuk Sundara OS
    • Berkas (nautilus) 3.10.1, manajer berkas dan folder untuk menjelajah direktori, melihat berkas dan meluncurkan aplikasi terkait berkas
    • Cadangan (deja-dup) 30.0, Déjà Dup merupakan perkakas untuk mencadangkan berkas
    • Cardapio 0.9.202, peluncur berbentuk menu yang memiliki kemampuan tidak hanya mencari aplikasi berdasarkan nama, melainkan juga nama berkas, nama direktori bahkan mencari kandungan yang ada di penyedia layanan berbasis Internet seperti mesin pencari. Cardapio dapat berjalan di AWN, Docky dan Gnome Shell
    • CherryTree 0.36.4 aplikasi pencatatan, memiliki fitur teks yang kaya, sorotan sintaks, penanganan gambar, dan lain-lain
    • ClassicMenu Indicator 0.07, menampilkan menu aplikasi tradisional seperti dalam GNOME2 pada area indikator
    • Copy 3.2.01, layanan penyimpanan gratis dari Barracuda yang terintegrasi dengan adanya fitur sinkronisasi
    • Cuplikan Layar (gnome-screenshot) 3.10.1
    • DiffPDF 2.1.3, membandingkan kandungan dua berkas PDF.
    • Diska (gnome-disks) 3.10.0, perkakas untuk mengatur kandar diska dan media
    • DockBarX 0.91.4, bilah tugas yang memiliki kemampuan pengelompokkan dan manipulasi kelompok
    • DocX 0.91.4, DockBarX yang berdiri sendiri
    • Docky 2.2.0, jangkar yang juga mirip pada jangkar Mac OS X.
    • f.lux indicator applet 1.1.8
    • gedit 3.10.4
    • Hamster indicator, Hamster membantu Anda merekam berapa lama Anda mengerjakan berbagai aktivitas selama sehari
    • HJSplit
    • Gloobus Preview 0.4.5, melihat secara pratampil berkas atau isi folder dengan menekan tombol spasi pada papan tik tanpa harus membukanya dengan aplikasi yang bersangkutan, mirip QuickLook pada Mac OS X.
    • Hamster Indicator 0.1.37
    • Kalkulator 3.10.3
    • KeePassX 0.4.3, manajer sandi
    • Kontak (gnome-contacts) 3.8.3.1
    • Manajer Arsip (file-roller) 3.10.2, solusi dari WinRAR dan WinZip, mampu membuka, membuat dan mengekstraksi banyak jenis berkas termampatkan.
    • Menu utama (alacarte) 3.10.0
    • Multisystem 1.0337, membuat banyak livesystem sistem operasi dalam satu perangkat flashdisk
    • Multisystem TestIso
    • Parcellite 1.1.7, manajer papan klip untuk mengatur riwayat salin/potong tempel (cut/copy paste)
    • PDFMod 0.9.1, melakukan gubahan pada dokumen PDF
    • Pelacak Waktu (hamster) 2.91
    • Penampil Fonta (gnome-font-viewer) 3.8.0
    • Peta (gnome-maps) 3.10.2, aplikasi peta untuk melihat, mencari lokasi
    • qShutdown 1.6.7, untuk mengatur waktu mati/hidupkan ulang/suspend/hibernasi sistem
    • Root Terminal, terminal dengan hak akses root
    • Shutter 0.93-1 untuk keperluan tangkapan layar dengan pengaya dan fungsi yang banyak
    • Slingscold 1.2.1, peluncur aplikasi modus layar penuh
    • Synapse 0.2.9, membantu Anda meluncurkan aplikasi, membuka berkas/folder terakhir, mencari di Internet secara cepat
    • Tabel Karakter (gucharmap) 3.10.1, melihat seluruh karakter dan kategori Unicode yang tersedia dari fonta yang terpasang ke sistem
    • Terminal 3.6.2, aplikasi emulasi terminal untuk mengakses perintah-perintah shell dan memanggil aplikasi
    • Tomboy Catatan 1.15.4, membuat catatan terstruktur dengan kemampuan tautan seperti gaya interkoneksi Wiki
    • Waktu & Tanggal

    Aplikasi Akses Universal

    • OnBoard 1.0.1, papan tik di layar
    • Orca 3.10.3, teknologi pemandu

    Aplikasi Grafik

    • Blender 2.76, untuk membuat kreasi 3D
    • Dia Diagram Editor 0.97.2, untuk membuat diagram alir, topologi jaringan, skema basis data, dan sebagainya, solusi dari Microsoft Visio
    • E-book Viewer (calibre) 1.25, mengelola pustaka elektronik Anda, termasuk tata pustaka, konversi format.
    • Fotoxx 14.07, menyunting foto dan mengatur koleksi foto yang besar
    • Frogr 0.9, klien desktop untuk akun Flickr
    • GIMP 2.8.16, solusi kreasi gambar bitmap seperti Potoshop
    • gThumb 3.3.1, penampil dan pengatur gambar, solusi dari ACDSee
    • ImageMagick (display) 8:6.7.7.10, sekumpulan perangkat lunak untuk membuat, menyunting, dan menyusun gambar bitmap.
    • Inkscape 0.91, aplikasi kreasi gambar vektor dengan format standar W3C: SVG (Scalable Vector Graphic), solusi dari CorelDRAW atau Adobe Illustrator
    • LibreCAD 2.0.2, aplikasi Computer Aided Design 2 D
    • LibreOffice Draw, bagian dari aplikasi paket perkantoran LibreOffice untuk menggambar
    • LRF viewer (calibre) 1.25, membuka format dokumen SONY
    • Pemindai Ringkas 3.12.1
    • Penampil Gambar 3.10.2
    • Penampil Dokumen 3.10.3
    • Photoprint 0.4.2, mengatur dan mencetak foto-foto dalam ukuran-ukuran tertentu sebagai solusi dari PhotoScape
    • Scribus 1.4.2, untuk keperluan publikasi, membuat majalah sebagai solusi dari Adobe InDesign
    • Shotwell 0.18.0, manajer foto dijital
    • UFRaw/ Unidentified Flying Raw 0.19.2, mengimpor data raw data dari kamera dijital
    • XnView Multi Platform 0.76, melihat, mengelola dan mengonversi berkas-berkas grafis

    Aplikasi Internet

    • 4k Stogram 1.9-1, melihat dan mengunduh foto pengguna Instagram
    • 4k YouTube To MP3 2.12-1, mengunduh mp3 dari situs YouTube
    • Berbagi Desktop 3.8.1 (Vino) untuk mengontrol sistem Anda dari lokasi yang berbeda
    • Billing Manager 1.0
    • Browser 0.23, peramban web dengan engine WebKit menggunakan antarmuka Ubuntu
    • Elinks Web Browser 0.12, peramban web berbasis terminal untuk mempercepat pemuatan halaman web
    • Empathy 3.8.6, sebagai aplikasi obrolan multi layanan
    • Peramban Web Browser Firefox 44.0 dengan pengaya yang bermanfaat seperti DownloadHelper, Firebug, FlashGot, ImgLikeOpera, LocationBar Enhanced, Scrapbook, dan PrintPDF
    • GNOME PPP 0.3.23, untuk menghubungkan dengan modem.
    • Google Chrome 48
    • Google Earth 7.1.4.1529 untuk melihat citra bernuansa satelit
    • Manajer Peramban Web Sundara
    • Polly 0.9.3.12 sebagai pengganti Gwibber untuk layanan sosial Twitter.
    • Remmina Desktop Manager 1.0.0.4, sebagai aplikasi klien destop jarak jauh (remote desktop client)
    • Sakis 3G 0.2.0e
    • Skype 4.3.0.37, aplikasi percakapan video populer dari Microsoft
    • Steam 1:1.0.0.45, sistem pengiriman konten perangkat lunak (sebagian besar permainan) yang dikembangkan oleh Valve
    • TeamViewer 11, aplikasi kendali jarak jauh ke semua jenis sistem operasi
    • Telegram 0.7.8, aplikasi perpesanan desktop dan mobile berbasis awan
    • Thunderbird Mail 38.5.1, klien surat elektronik, RSS Feed dan obrolan, solusi dari Microsoft Outlook. Thunderbird juga sudah dilengkapi ekstensi kalender Lightning
    • Transmission 2.82 klien BitTorrent untuk mendistribusikan data melalui Internet dengan format *.torrent
    • Xchat 2.8.8.7, sebagai aplikasi obrolan IRC (Internet Relay Chat) solusi dari mIRC.
    • XTReme Download Manager 2:5.0.7.4, aplikasi manajer unduh yang mampu meningkatkan kecepatan sampai 500%, dengan antarmuka dan fungsi 90%+ mirip dengan Internet Download Manager.

    Aplikasi Pemrograman

    • Geany 1.23, IDE (Integrated Development Environment) sebagai solusi dari Notepad ++
    • Poedit 1.54, penyunting katalog gettext (berkas *.po)

    Aplikasi Pendidikan

    • Mendeley Desktop 1.15.3, perangkat lunak akademis untuk mengatur dan berbagi makalah penelitian
    • gCompris 13.1, seperangkat permainan edukatif untuk anak-anak, seperti belajar menulis, membaca, berhitung, dan sebagainya untuk usia dua sampai sepuluh tahun
    • Otodidak 1, belajar GNU/Linux bagi pemula
    • TuxMath 2.0.3-1, aplikasi matematika untuk anak-anak yang interaktif
    • TuxPaint 0.9.21, belajar menggambar untuk anak-anak
    • TuxTyping 1.8.1-1, aplikasi belajar pengetikan untuk anak-anak

    Aplikasi Islami

    • Artikel Islami, berisi kandungan artikel ilmiah dari berbagai sumber otoritatif mengenai keislaman
    • BlankOn Zakat Calculator 1.0.1.2, menghitung jumlah zakat yang harus dikelaurkan setiap tahun atau setiap bulan
    • HaditsWeb 6.0, kumpulan artikel Islami orientasi hadits manhaj Salafiy
    • mtafsir 0.1.0-4, kitab tafsir digital yang dibuat oleh Abu Zakariyya
    • PISS-KTB (Pustaka Ilmu Sunniy Salafiyyah – Kenapa Takut Bid’ah) 2015, kumpulan tanya jawab berbagai masalah agama Islam di dalam grup facebook dengan pendekatan ahlusunnah wal jama’ah madzhab Syafi’iyyah
    • Waktu Sholat Minbar 0.2.1-7, aplikasi pengingat waktu sholat
    • Zekr 1.1.0. aplikasi Quran

    Aplikasi Perkakas Sistem

    • Akun Pengguna
    • GParted 0.18.0-1, membuat, mengorganisasi dan menghapus partisi
    • Keamanan dan Privasi
    • Pembuat Diska Pemulaian (usb-creator-gtk) 0.2.56, membuat USB pemasangan Ubuntu dan turunannya
    • Pemutakhiran Perangkat Lunak (update-manager) 1:0.192.14
    • PinguyBuilder 3.3-2, sebagai penerus Remastersys, membantu mencadangkan sistem operasi yang terpasang menjadi berkas image ISO
    • Pusat Perangkat Lunak (software-center) 13.10-0, memasang aplikasi secara terpusat
    • Samba (system-config-samba) 1.2.63, manajer grafis untuk samba
    • Synaptic Manajer Paket 0.81.1
    • Windows Wireless Driver (ndisgtk) 0.8.5-1, memasang driver nirkabel Windows berekstendi *.inf
    • xdiagnose 3.6.3
    • Akses Universal
    • Akun Online
    • Alat Oprek 3.10.1
    • Aplikasi Awalan
    • Berbagi Berkas Pribadi (gnome-user-share-properties) 3.0.4,
    • Berbagi Desktop 3.8.1, memungkinkan ekspor desktop yang berjalan pada komputer lain untuk digunakan secara jarak jauh atau diagnosa
    • Bluetooth
    • Cadangan/Déjà Dup (deja-dup) 30.0, perkakas pencadang (back up)
    • CompizConfig Setting Manager (ccsm) 1:0.9.11.3, mengatur manajer jendela Compiz
    • Daya
    • Device Driver Manager (ddm) 0.5.4-1, membantu memasang penggerak perangkat keras pihak ketiga
    • Diska/GNOME Disks (gnome-disks) 3.10.0, mengatur penggerak diska dan media
    • Entri Teks
    • GCompris Administration 13.11
    • IcedTea Web Control Panel
    • Input Method
    • Jaringan
    • Kecerahan & Kunci
    • Menu Utama
    • Mouse & Touchpad
    • Nautilus scripts manager
    • OpenJDK Java 6 Policy Tool
    • OpenJDK Java 7 Policy Tool
    • Papan Ketik
    • Penampakan
    • Pengaturan AWN 0.4.2
    • Pengaturan OnBoard 1.0.1
    • Penggerak Tambahan
    • QT 4 Settings (qt4-qtconfig), mengatur aplikasi QT di sistem
    • Rincian
    • Sambungan Jaringan
    • Sandi dan Kunci
    • SCIM Input Method, sebagai backend dukungan penulisan aksara non latin, termasuk aksara daerah nusantara
    • Sound
    • Tablet Wacom
    • Tampilan
    • TuxPaint Config 0.0.12-3
    • Waktu & Tanggal
    • Warna
    • Gdebi Package Installer 0.9.5.3
    • Log Sistem (gnome-system-log) 3.8.1
    • Monitor Sistem (gnome-system-monitor) 3.8.2.1
    • Oracle VM VirtualBox 5.0.14, menjalankan beberapa sistem operasi secara virtual
    • Penganalisa Penggunaan Disk (baobab) 3.8.2
    • Program Jaringan (gnome-nettool) 3.8.1-1, antarmuka grafis untuk fungsi-fungsi jaringan utama
    • Penyunting dconf 0.20.0-1
    • Penyunting Konfigurasi 3.0.1
    • Splash Screen Manager (splash-screen-manager) 1.2, mengubah tema Plymouth
    • Statistik Daya (gnome-power-manager) 3.8.2
    • Systemback 1.7.303, mencadangkan sistem dan berkas konfigurasi pengguna
    • System Testing (checkbox-gui) 0.17.6, memeriksa fungsionalitas perangkat keras di sistem
    • Tatanan Sistem (Gnome Control Center) 1:3.6.3
    • Unetbootin 585-2, membuat LiveUSB yang dapat dimuat (bootable LiveUSB) dari sistem operasi
    • UXTerm
    • Xterm 297

    Aplikasi Perkantoran

    • Calibre 1.25.0, mengelola pustaka elektronik Anda, termasuk tata pustaka, konversi format.
    • E-Book Viewer
    • Getting Things GNOME! 0.3.1-1, pengorganisasi untuk desktop GNOME
    • GoldenDict 1.5.0, kamus multi bahasa
    • HomeBank 4.5.5-2, mengelola akuntansi personal
    • LibreOffice 5.0.4 (Calc, Impress, Math, Writer)
    • PDF Mod 0.9.1-7, menata ulang seperti menghapus, mengekstrak, menambah dokumen PDF
    • qpDFView 0.4.15, penampil dokumen PDF dengan dukungan multi tab
    • WPS Office 10.1.0.5460 (Writer, Presentation, Spreadsheet)
    • xCHM 2:1.2.3-1, membuka berkas CHM (Compiled HTML)

    Aplikasi Permainan

    • Five or More 1:3.8.2, meluruskan sesering mungkin lima atau lebih objek yang memiliki warna atau bentuk yang sama agar hilang
    • Four in a Row 1:3.8.1, membangun satu garis berisi empat kelereng sembari menghentikan lawan untuk mencapai tujuan yang sama
    • Gweled 0.9.1-3, membariskan tiga atau lebih permata secara melintang ataupun membujur dengan cara menukarkannya
    • Klotski (gnome-klotski) 1:3.8.2-1, memindahkan blok berpola ke tempat yang disediakan menggunakan tetikus dalam perpindahan sesedikit mungkin
    • Lights Off 1:3.8.0-1, mematikan semua cahaya biru dalam puzzle
    • Mines (gnome-mines) 1:3.10.0, menghindari jebakan sebisa mungkin menggunakan perhitungan dan keberuntungan
    • Sudoku 3.4.1, permainan puzzle Sudoku
    • Swell Foop 1:3.8.2-1, menghilangkan blok dari bola dengan warna yang sama dengan gerakan sesedikit mungkin
    • Tetravex 1:3.8.1-1, permainan puzzle dengan tujuan memindahkan kepingan demi kepingan dari satu papan ke papan yang lain sehingga didapatkan nomor yang sama pada ujung-ujung antar kepingannya
    • ZAZ (ZAZ a'int Z***) 1.0
    • AisleRot Soltaire 3.2.3, dengan artwork brand Sundara OS
    • Catur
    • iagno
    • Mahjongg 3.4.1
    • Nibbles
    • PlayOnLinux 4.1.3
    • Quadrapassel
    • Robot
    • Steam
    • Tali
    • Tanglet 1.1.1, permainan mencari kata berdasarkan Boggle
    • WarZone 2100 3.1.0.1

    Aplikasi Suara & Video

    • Audacious 3.7.1-1, sebagai solusi dari WinAmp
    • Audacious QT Interface
    • Audacity 2.0.6, merekam dan menyunting suara
    • Brasero 3.10.0, untuk membakar data biasa, audio, video, menyalin CD/DVD sebagai solusi dari Nero Burning ROM
    • Cheese 3.10.2, mengambil foto dengan menggunakan kamera web, dengan banyak efek menarik
    • Format Junkie 1.08, mengkonversi berkas media menjadi format populer
    • Gespeaker 0.8.2-1, mengucapkan teks yang ditulis dengan banyak pengaturan
    • GNOME Subtitle 1.3-1, Gnome Subtitles penyunting subjudul (subtitle), yaitu tulisan yang biasanya terjemahan dari suatu video/film.
    • Kazam Screencaster 1.4.5, merekam video dari aktivitas layar
    • OpenShot Video Editor 1.4.3, membuat dan menyunting video sebagai solusi dari Windows Movie Maker
    • OSD Lyrics 0.4.3-1, aplikasi penampil lirik lagu berjalan yang sedang dimainkan oleh pemutar musik, solusi dari MiniLyric
    • Perekam Suara 3.4.10
    • Rhythmbox 3.3.0-1, aplikasi manajer koleksi musik, memainkan dan menyunting metadatanya dengan berbagai pengaya yang ditambahkan
    • TuxGuitar 1.2-17, penyunting dan pemutar tablatur gitar
    • Video (totem) 3.10.1, pemutar video GNOME
    • VLC Media Player 2.1.6, pemutar multimedia dengan disertai banyak skin terpasang
    • WinFF 1.5.3-3, konversi berbagai format multimedia Anda

    Aplikasi CLI

    • APT-id, untuk mengunduh dan memutakhirkan sistem di tempat yang terpisah,untuk memfasilitasi update database APT (sudo apt- get update) dan eksekusi otomatis untuk berkas-berkas hasil download.
    • Lxsplit 0.24, memecah (splitting) and menggabungkan (join) berkas, kompatibel dengan HJSplit.
    • Mkisi, tujuannya mirip seperti apt-id namun dengan kemampuan yang lebih: mampu menangani proses pengunduhan paket perangkat lunak bahkan untuk versi Ubuntu yang berbeda-beda.
    • Alldeb, memfasilitasi kumpulan paket DEB yang dikemas dalam satu wadah berkas saja, yang sudah termasuk dependensinya (paket yang berkaitan).

    Isu yang Diketahui

    • Sundara Offline Driver Installer belum tersedia paket Debian yang dibutuhkan, hal ini memang karena sudah ada aplikasi sejenis yaitu Device Driver Manager
    • Pada arsitektur 64 bit, HJSplit tidak berjalan
    • Perekam suara tidak berjalan, ini awakutu dari induknya (Ubuntu)
    Untuk mendapatkannya, silahkan buka halaman Unduhan


    Monday, October 19, 2015

    Status Quo Pengembangan Sundara OS (Bagian 1)


    Bismillâhirrahmânirrahîm



    Apa kabar Wadiabalad Sundara OS sekalian? Mudah-mudahan selalu sehat dan semangat.

    Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi beberapa hal yang seyogyanya kami ungkapkan. Bagi Anda yang berkenan, silahkan memberikan kritik dan saran di komentar, artikel ini kami anggap sebagai media yang dibuat untuk memenuhi aspek keterbukaan, sebagaimana menjadi suatu fitrah dari dunia Free Open Source Software sendiri. Baiklah, sebelum masuk ke pembicaraan, kami sedikit bercerita terlebih dahulu tentang Sundara OS ini sedari awal sampai saat ini.

    Akhir tahun 2011 adalah awal kami menerbitkan distro remaster yang sampai sekarang kami anggap 'abal-abal' ini. Wadiabalad bisa periksa sendiri, arsip-arsip di Internet yang memberitakan terutama dari blog lama --walau secara tak tahu malu-- munculnya 'yet another so called local linux distro' bernama Sundara OS ini. Jujur saja, munculnya Sundara OS ini juga terinspirasi dari distro-distro dan atau remasteran lainnya. Saat itu kami menemukan bahwa metode remaster yang mencadangkan sebagian besar kebutuhan kami dalam ber-FOSS ria sangatlah membantu diri kami sendiri, lantas kenapa tidak dibagikan saja kepada yang lainnya?

    Perlu digarisbawahi sekarang bahwasanya Sundara OS ini secara teknologi sangat jauh lah dari kawan-kawan yang lain semisal BlankOn dengan Manokwari-nya, IGN dengan IGN SDK ->IoT-nya, atau Linux Ramayana dengan WayangDE-nya. Kami tidaklah menyasar hal seperti itu. Tanpa mengurangi penghargaan bagi kawan-kawan pengembang lainnya, bagi kami, di dunia GNU/Linux, sudah terlalu banyak sekali lingkungan desktop yang disediakan, kami tidak ingin mengulang roda kembali (reinventing the wheel) hanya untuk memberikan sesuatu yang lebih tergubah (custom). Ya, walaupun argumentasi serupa bisa saja dialamatkan juga pada kami dengan pertanyaan semisal "Lha, terus loe ngapain bikin distro  remaster lagi, bukannya sudah sangat banyak itu di luar negeri maupun dalam negeri yang bikin distro? ". Silahkan saja, teman-teman berpikir seperti itu, tapi kalau masih berkenan, silahkan baca terlebih dahulu sampai akhir artikel lainnya, siapa tahu Anda akan menemukan titik cerah kenapa mesti kami menelurkan distro remaster ini.

    Pertimbangan-pertimbangan

    Satu hal yang pasti yang kami sadari sampai terciptanya Sundara OS ini adalah _besarnya_ jurang yang menganga antara pengguna Windows dan pengguna GNU/Linux tentang bagaimana menilai suatu lingkungan desktop itu 'ramah' atau tidak. Jika Anda pengguna GNU/Linux yang sudah sangat mahir, ini mungkin menjadi semacam hal yang remeh temeh, tapi bagi kami yang berusaha mencoba memahami para pengguna yang masih baru, katakanlah sebagai pengguna awam, kami mengambil kesimpulan berdasarkan kenyataan di lapangan bahwasanya desktop yang ramah adalah lingkungan desktop yang dipakai oleh sistem operasi arus utama (mainstream), yaitu Microsoft Windows. Berangkat dari sana, maka kami berinisiatif menggunakan pendekatan sistem operasi tersebut dalam mengatur lingkungan desktopnya untuk kemudian kami 'suntikkan' kepada Sundara OS.

    Berangkat pada pemilihan distro induk. Mungkin Wadiabalad bisa baca di halaman tentang Sundara OS lagi kenapa kami memilih Ubuntu. Tapi sejujurnya kami lebih suka memilih distro turunan Ubuntu karena akan menghemat waktu dan memperingan pengembangan, karena hanya akan melakukan oprek relatif sedikit. Dari sekian banyak distro turunan Ubuntu, pilihan kami jatuh pada Zorin OS dengan beberapa pertimbangan:
    1. Kembali lagi ke pertimbangan utama yaitu tentang lingkungan desktop yang memiliki kemiripan tertinggi dengan sistem operasi Microsoft Windows. Zorin OS bahkan mengklaim menjadi distro yang menjadi gerbang ke dunia GNU/Linux "The gateway to Linux for Windows user".
    2. Tidak seperti LinuxMint, saat itu Zorin OS tidak memiliki lumbung khusus yang didedikasikan, sehingga aplikasi-aplikasi khasnya seperti Zorin Splash Screen Manager, Zorin Look Changer atau Zorin Web Browser Manager akan mudah digubah tanpa nantinya terubahkan oleh pemutakhiran dari lumbung mengingat _belum adanya_ lumbung khusus bagi Sundara OS.
    Pertimbangan kedua setelah antarmuka lingkungan desktop adalah tentang konten. Kami ingin sekali, Sundara OS ini tidak hanya dibekali dengan perangkat lunak yang halal dan bebas, melainkan juga memiliki konten-konten tambahan yang nantinya akan menambah nilai guna (added value) bagi pengguna. Aspek ini yang menjadi andalan kami. Konten ini adalah sesuatu yang beyond application, sesuatu yang melebihi aplikasi, karena akan menambah kegunaan dari suatu aplikasi. Baik, mungkin Wadiabalad tidak lupa dengan berragam basis data kamus Stardict/Goldendict seperti Oxford Learner's Advanced Dictionary, Inggris-Indonesia, Indonesia-Inggris, Loka Tarjamah Indonesia-Sunda, Sunda-Indonesia, dan Wordnet. Ada juga berragam palet (template), pengaya (add-ins) LibreOffice (semua jenis, dari korespondensi bisnis, memo, kartu nama bisnis, galeri (clip art di dunia MS Office), latar presentasi, laporan keuangan bulanan, AlQuran di Writer, dan sebagainya-dan sebagainya), ada juga plugin-plugin untuk GIMP agar bisa bertenaga (powerfull) layaknya di Photoshop, dukungan terhadap aksara non-Latin yang nusantara, lalu dalam aspek kemudahan memasang perangkat lunak ada juga aplikasi-aplikasi yang mengarah pada offline installer. Bisa diperiksa di setiap catatan rilis.

    Apa yang Kurang

    Setelah agak berbangga di awal, kami juga sadar tentang kekurangan kami. Kekurangan kami yang paling utama adalah kami kekurangan orang, ya betul. Itu permasalahan umum di dunia FOSS. Bahkan Elementary OS yang keren nan cantik itu hanya mempekerjakan secara penuh dua orang saja. dua orang saja Bung!! Tapi ya itu bukan perbandingan, kami tidak memiliki keahlian setinggi itu. Bahkan, --mohon maaf-- dengan distro-distro yang benar-benar lokal saja kami tidak bisa diperbandingkan. Bagaikan langit dan sumur, nyungseb lagi ke dalam ini mah. Kami tidak pernah membuat satu pun perangkat lunak atau perkakas (tools) sekeren kawan-kawan itu. Yang kami lakukan hanyalah memilih dan memilah dengan pertimbangan yang lebih cenderung gegabah mana perangkat lunak atau perkakas yang bagus untuk dimasukkan. Bayangkan, untuk membuat sesi Sundara Desktop saja, tidak ada satupun perangkat lunak yang kami ciptakan. Kami hanya menggunakan yang sudah ada: yang ada adalah yang terbaik. Panelnya menggunakan panel GNOME bawaan (versi awal, kemudian beralih ke Avant Window Navigator), menu-nya menggunakan Cardapio, manajemen jendela menggunakan Compiz, peluncurnya kami menggunakan Synapse. Semua hanya merakit, kemudian melakukan konfigurasi, bukan mem-patch, atau meningkatkan fiturnya. Mungkin hanya beberapa yang memang kami perbaiki, itupun tidak terlalu teknis, salah satunya yang cukup memabanggakan adalah Sundara Look Changer dan Sundara Driver Offline Installer.

    Lebih jauh lagi, kami belum sama sekali memiliki lumbung sendiri, sehingga ketika tulisan branding kembali jadi Ubuntu lagi, ikonnya jadi bawaan Humanity lagi, tema Greeternya jadi Ubuntu lagi, tombol dash Unity jadi Ubuntu lagi wajar saja, kami tidak memiliki lumbung sendiri. Jangankan lumbung, PPA saja kami tidak punya, walau sudah membuat akun. Karena kami, sekali lagi tidak punya banyak sumberdaya manusia yang cukup terampil. Bukan tidak bisa, melainkan belum ke arah sana saja, walaupun kami kerap menaruh harapan ke arah sana.

    Apa yang kami lakukan adalah otak-atik, poles dan lempar ke publik. Jangan berharap jika ada awakutu (bug) atau kekurangan di sana sini kami lebih banyak tidak mengertinya, apalagi jika ada yang membanding-bandingkan seperti "Kok perangkat nirkabel eksternal LINKSYS di Sundara OS tidak bisa kedeteksi, padahal di Ubuntu bisa", bisa kami pastikan kalau penyebab hal seperti itu kami tidak bisa menjawab, karena kami tidak sampai mengoprek sampai ke tingkatan low level seperti itu. Sebagian besar masih bawaan Ubuntu, sehingga kemungkinan besar ada aspek lain dari sisi pengguna mungkin yang mesti ditelusuri. Kami pun tidak pernah membuat versi Alpha, Beta atau semacamnya, karena kerjaan kami seakan-akan melakukan tangkapan sistem saja (capture) terhadap Ubuntu yang sudah rilis stabil.

    Kalau Anda mau menambah lagi kekurangan Sundara OS ini, mungkin tidak akan habis-habis sampai unta masuk ke lubang jarum. Tapi inilah usaha jerih payah kami, kami sudah menerima berbagai pujian, apresiasi dan tidak lupa juga kritikan bahkan cercaan dan ledekan. Masih segar dalam ingatan kami saat kami memutuskan membuat suatu formulir pendaftaran dan memperketat metode unduh, kami mendapatkan semacam hinaan bernada 'kok distro seecek-ecek ini harus bayar', padahal yang kami lakukan hanyalah demi kepentingan penelitian, dan juga menjaga eksistensi keberlanjutan pengembangan.

    Semua itu kami lakukan atas dasar hobi saja, dan bisa Anda tebak sesuatu yang dianggap hobi kemudian tidak memberikan sustainibilitas bisnis, suatu saat akan tersendat di tengah jalan. Itu persis dengan apa yang terjadi pada kami: Tahun 2014 kemarin, perkakas utama yang kami andalkan, yaitu remastersys tiba-tiba tergoncang. Pengembangnya merasa resah dan gelisah karena konon dia sudah tujuh tahun melakukan ini dan dari gaya penulisannya kami menangkap ada rasa kebosanan dan kebuntuan, dia memutuskan akan menghentikan pengembangan, dan otomatis memutuskan dukungan terhadap versi Ubuntu/Debian terbaru. Ini sangat kami rasakan. Sundara OS versi pengembangan terakhir (yang sampai saat ini belum rilis juga) yang berbasiskan Ubuntu 14.04 sebenarnya sudah selesai kami rakit, hanya saja setelah diperiksa tidak bisa dipasang dikarenakan awakutu pada remastersys. Wajar saja, versi yang kami pasang di Ubuntu 14.04 itu adalah versi Ubuntu sebelumnya yang tentu ada ketidakcocokan versi sehingga menyebabkan ISO hasil remaster yang tidak bisa dipasang. Setelah kejadian itu, pengembangan berlangsung stagnan. Selama hampir setahun kami tidak bisa berbuat apa-apa.

    Bersambung...